Labels

MeeL Cyber 404. Diberdayakan oleh Blogger.

LiveLight, Software yang Otomatis Menghapus Bagian Video Yang Membosankan

Dua orang peneliti dari Carnegie Mellon University bernama Eric Xing dan Bing Zhao baru saja menciptakan sebuah software yang menarik. Software buatan dua peneliti tersebut akan secara otomatis bisa menghapus bagian membosankan dari sebuah video. Tujuan dari video ini adalah untuk bisa mempersingkat waktu menonton video dengan hanya memperlihatkan bagian-bagian penting.
Software tersebut disebut dengan nama LiveLight. Software ini dibuat dengan cara yang pintar dan bisa menyimpulkan bagian-bagian video yang terjadi secara repetitif atau berulang-ulang. Mereka pun mendemonstrasikan kemampuan software buatannya tersebut dengan menampilkan video seorang anak yang tengah bermain menggunakan iPad.
Dalam video tersebut dibandingkan antara video orisinil dengan video yang sudah diedit menggunakan LiveLight. Dari situ, mereka memperlihatkan bahwa penggunaan software LiveLight mampu menghemat waktu yang sangat banyak. Terlebih bagi mereka yang mempunyai kesibukan dan enggan menyaksikan bagian yang membosankan dari sebuah video.
Namun tak semua bagian yang berulang-ulang dalam sebuah video menjadi hal yang membosankan. sebagai contoh bagi orang tua si bayi pada video demonstrasi tersebut, tentu saja setiap detiknya menjadi momen yang sangat penting. Selain itu, bagi seorang penyelidik kasus kejahatan, sebuah kejadian yang membosankan bisa 
Contoh Video bisa dilihat di http://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=pkG3apELN_8

Sumber : Berita Teknologi

Cina "HARAMKAN" Windows 8

   BEIJING - Pemerintah China mengeluarkan larangan penggunaan sistem operasi Windows 8. Sebuah kabar buruk bagi Microsoft yang selama ini masih berjuang meningkatkan penjualan di negeri Tirai Bambu itu.
    Larangan penggunaan Windows 8 itu tidak berlaku bagi seluruh rakyat China, hanya untuk kalangan pemerintahan saja. Pemerintah China melalui Central Government Procurement Center menyatakan larangan instal Windows 8 diberlakukan di komputer milik pemerintah.
    Kantor berita China Xinhua menyatakan pelarangan instal Windows 8 tersebut adalah untuk memastikan tidak terjadi lagi kasus Windows XP yang jadi masalah karena Microsoft menghentikan dukungannya. Pemerintah sepertinya tak mau hal seperti itu terjadi kembali.
   "Pemerintah China tidak bisa mengabaikan risiko menjalankan sistem operasi tanpa adanya garansi support teknis," demikian pernyataan Xinhua yang detikINET kutip dari PCWorld, Rabu (21/5/2014).
    Pemerintah China memang terindikasi ingin melepas ketergantungan dari Windows. Mereka pernah menyatakan Microsoft seharusnya menurunkan harga Windows yang dirasa cukup mahal. Pernah juga pemerintah China ingin membuat sistem operasi komputer sendiri.
    Microsoft mengaku terkejut dengan larangan Windows 8 ini. Mereka mengaku akan menindaklanjutinya dan ingin memastikan produk jualannya sesuai dengan persyaratan pemerintah.

Dilansir Oleh detikNET.